LIMBAH PLASTIK UNTUK DEKORASI AREA HIJAU

Apa itu Dekorasi Area Hijau?

Hallo Sobat Muara Guntur

Sebelumnya sudah tahu belum jika ada KKN dari UGM di Desa Bogosari?

Terus kapan mulai kegiatan KKN-nya dan teknisnya bagaimana ya kira-kira?

Nah, untuk saat ini KKN-PPM UGM diselenggarakan dengan sistem daring. Apa itu sistem daring? Sistem daring yaitu kegiatan KKN dilakukan melalui media komunikasi virtual dengan memanfaatkan teknologi untuk penyampaian informasi. Lalu, apakah informasi yang diberikan bisa maksimal kak?

Sebenarnya juga kurang maksimal, namun kondisi sedang seperti ini, jadi walaupun kegiatan KKN dilakukan secara daring, namun harapannya informasi yang disampaikan masih dapat diterima dengan baik dan bisa bermanfaat.

KKN UGM di Desa Bogosari ada info menarik nih tentang “Pemanfaatan Limbah Plastik Untuk Dekorasi Area Hijau”. Lalu, apa yang dimaksud dengan dekorasi area hijau?

Dekorasi area hijau merupakan kegiatan dengan memanfaatkan lahan kosong sebagai ruang terbuka hijau agar terlihat lebih asri dan estetik. Kegiatan ini juga mampu mengurangi  limbah plastik yang tentunya berbahaya untuk lingkungan menjadi dekorasi yang bermanfaat. Dekorasi area hijau ini dapat mengurangi polutan di udara karena mampu menyerap zat partikulat di lingkungan. Menurut data dari Pemkab Demak, bahwa timbunan sampah di Kabupaten Demak tahun 2018 sebanyak 684.405 kg/hari atau 0,6 kg/orang/hari, dimana sebanyak 70,54 meterkubik (58,25%) berupa sampah plastik. Dengan adanya pemanfaatan limbah plastik sebagai dekorasi area hijau maka juga akan mengurangi limbah plastik yang belum termanfaatkan yang tentunya akan berbahaya bagi lingkungan.

Menurut data dari AQI, Kabupaten Demak merupakan salah satu wilayah dengan kualitas udara pada level sedang dengan nilai AQI sebesar  51. Artinya wilayah tersebut sudah terkontaminasi oleh polutan PM 2,5 yang cukup berbahaya. Lalu apa itu, zat PM 2,5 dan apa saja yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi? Zat partikulat halus (PM 2,5) adalah polutan udara yang terdiri dari partilel-partikel kecil di udara yang mengurangi visibilitas dan menyebabkan udara tampak kabur ketika levelnya meningkat. Penyebabnya adalah pembakaran sampah organik maupun anorganik, asap kendaraan, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, sangat penting bila di Desa Bogosari diberikan daerah dekorasi area hijau. Semoga dengan adanya program ini, besaran polutan PM 2.5 mampu ditekan sehingga udara di Desa Bogosari bisa terjaga kembali.

 

#kknppmugmguntur

#kknmuaraguntur2020

#desabogosari

 

Sumber :

IQAir. 2020. Air Quality Index in Demak, Central Java. Terdapat pada https://www.iqair.com/id/central-java/demak. Diakses pada 9 Juli 2020 pukul 19.35 WIB).

Radar Semarang. 2019. Dua TPA Overload di Demak. Tersedia pada https://radarsemarang.jawapos.com/berita/jateng/demak/2019/09/10/dua-tpa-overload/. (Diakses pada 12 Juli 2020 pukul 13.55 WIB).

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan